Wednesday, November 14, 2012

Free Tutorial ke 1 - Bunga Retsleting



Dear sewing lover …….

Akhir tahun sudah semakin dekat  dan  banyak hari besar di bulan Desember nanti 

Ada hari Ibu, hari Natal, dan yang paling di tunggu –tunggu … Malam Tahun Baru

Yuuukk …. mulai sekarang dicicil bikin  pernak-pernik dan kado untuk orang orang yang paling kita cintai ….

Juga bikin asesoris biar tambah gaya di Malam Tahun Baru ….

Atau mungkin mau mulai coba coba usaha jualan  asesoris dan pernak-pernik , buat nambah nambah belanja dapur …?



Bunga Retsleting


Bros cantik ini terbuat dari retsleting biasa 
yang harganya tidak terlalu mahal 




STEP     1


                         Ambil retsleting biasa yang panjangnya  60 cm 




STEP     2


Potong besi retsleting bagian bawah.

Saya memakai rotary cutter, karena  rotary cutter lebih mudah     memotong tepat diantara gigi retsleting.

Tetapi Anda juga bisa memakai gunting 



STEP     3


Tarik kepala  retsleting ke bawah sampai terlepas  


STEP     4


Buat  8 buah potongan retsleting dengan ukuran  12 cm


STEP     5


Dengan lem tembak  ( Hot Melt Glue Gun  ) 

beri sedikit lem pada ujung retsleting



                                              STEP     6


Buat kelopak bunga,

dengan cara  merekatkan ke 2 ujung  retsleting  

sampai berbentuk oval



STEP     7

Buat  8  kelopak bunga 



STEP     8



Gunting kain flannel dengan diameter  5 cm, untuk dasar bunga



STEP     9


       Ambil   kelopak  bunga, dengan lem tembak rekatkan pada kain flannel



STEP     10


Kerjakan untuk  ke  4 kelopak bunga 

sampai berbentuk seperti foto diatas



STEP     11

                     
Ambil 4 kelopak lagi, 


rekatkan pada bagian atas bunga



STEP     12


Untuk membuat bagian tengah bunga,

Ambil retsleting sepanjang 30 cm

Gulung seperti terlihat pada foto diatas

Anda bisa menjahit  dengan benang 

atau memakai lem tembak



STEP     13


Rekatkan pada bagian tengah bunga dengan lem tembak



STEP     14

Ambil  peniti bros, dengan lem tembak 

rekatkan pada bagian belakang bunga





Voilaaaaa ......


Bunga retsleting yang cantik sekal




Hadiahkan bunga cantik ini untuk  Ibu tercinta 

pada hari Ibu 22 Desember nanti


Atau mengapa tidak diberikan besok pagi saja,

karena senyum Ibu secantik bunga ini ….











                                                












Tuesday, November 6, 2012

Memilih jarum mesin jahit


Dear sewing lovers,
Kapan  terakhir  kali  anda  mengganti   jarum  mesin  jahit anda ?
Pasti banyak yang  menjawab …… khan ngga patah , kenapa musti diganti ?
Sebaiknya setiap selesai menjahit 2 baju atau setelah dipakai selama kurang lebih 10 jam, jarum mesin harus diganti karena  ujung jarum menjadi agak tumpul.
Ujung jarum yang tumpul akan menyebabkan :
·         Serat kain akan sering tertarik sehingga merusak bahan
·         Benang sering putus
·         Hasil tapak  jahitan tidak rapih
Pada waktu menjahit usahakan untuk tidak  ‘menabrak’ jarum pentul karena akan menyebabkan jarum mesin patah.


Anatomi  jarum mesin jahit





Setiap batang jarum mesin jahit, mempunyai lubang jarum pada bagian bawah  dan bagian atas yang dimasukkan ke mesin jahit.
Diatas sedikit dari lubang jarum ada bagian cekungannya, bagian cekung ini harus            berada   pada sisi yang sama dengan bagian atas yang rata.
Saya pernah menemukan jarum mesin jahit, dimana bagian cekung nya ada pada sisi dimana  bagian atasnya cembung, jadi cekungannya tidak berada pada bagian yang seharusnya.
Akibatnya jahitan saya kendor sekali,  benangnya di bagian bawah bahan bergumpal.

Jadi kalau sedang mengganti jarum mesin jahit, selalu cek apakah cekungannya benar ada di bagian belakang, ga makan waktu kok … cuma di lirik aja …..


Merk  apa  yang  paling  bagus ?
Ada beberapa merk jarum mesin jahit yang ada di pasaran saat ini.
Tetapi berdasarkan pengalaman saya selama ini ada 3 merk yang paling sering saya pakai  yaitu : Singer, 555  dan Sekaicho.
Ke 3 jarum ini kualitasnya prima, jarumnya tajam, awet dan tidak cepat patah.


1 pak Singer berisi  10 jarum - made in Brazil,                                                              1 pak 555 berisi  12 jarum - made in  Germany,                                                 sedangkan merk  1 pak Sekaicho berisi  10 jarum  -  made in  Japan.


Nomer  berapa  jarum  mesin  jahit  yang  harus  saya  beli ?

Ternyata  jarum mesin jahit ada nomernya lhoo ….
Pada bungkusnya tertera no :  9/65,  11/80 ,  14/90                                               Angka yang lebih kecil adalah ukuran Amerika dan angka yang lebih besar adalah ukuran Eropa.




  Pada bungkus jarum mesin merk 555 tertera no : 11/80





                              Pada bungkus jarum mesin merk Sekaicho tertera size 11



                 Pada bagian belakang bungkus merk  Singer tertera  80/11      

Tapi kalau kita ke toko  alat jahit biasanya yang di sebut adalah ukuran Amerika, jadi biasanya kita akan di tanya mau ukuran 9, 11 atau 13 .                                            Ketiga nomer ini yang paling sering kita pakai.
Nomer-nomer lainnya  dipakai untuk jenis kain yang berbeda

Pada table berikut  bisa dilihat pilihan jarum mesin jahit untuk tiap tiap jenis kain.

ukuran jarum
bahan


9
silk, sutera, chifon, voile, organdi,
11
paris, brokat halus , katun
13
katun, shantung, tafeta , linen
14
linen, poplin, semi wool, wool
16
jeans tebal,
18 , 20
terpal , kain jok kursi,



Semakin kecil ukuran jarum, semakin halus jenis kainnya dan semakin besar ukuran jarum semakin tebal jenis kainnya.
Karena harga jarum mesin jahit tidak terlalu mahal,  sebaiknya selalu sediakan cadangan beberapa nomer yang paling sering dipakai, yaitu no 9, 11 dan 13.


Bagaimana  kalau  ternyata  saya  menjahit  dengan jarum  mesin jahit  yang  nomernya  tidak  sesuai ?

Pemakaian jarum mesin yang tidak tepat akan menghambat kelancaran anda menjahit.
Jika anda menjahit bahan yang halus seperti  chiffon dan memakai jarum dengan nomer yang besar misalnya no 14, maka jahitan pada chiffon akan mempunyai lubang lubang yang besar dan chiffon akan tertarik tarik, akibatnya hasil jahitan tidak mulus dan akan berkerut kerut.
Sebaliknya bila anda menjahit bahan yang tebal seperti drill dan memakai jarum mesin dengan nomer kecil misalnya no 9, makan jarum akan sering patah karena tidak kuat masuk ke bahan dan benang akan sering putus putus .
Waduuuhh, paling bete dehh ……kalau lagi asik-asiknya menjahit trus  benangnya sering putus yaaa ….


Kalau  saya  ingin  menjahit  quilt  dengan  mesin  portable  apakah  jarum  mesinnya  harus  diganti ?
Untuk menjahit quilt dengan mesin jahit portable atau mesin jahit kecil lainnya , anda bisa memakai jarum dengan no 11 atau 13.


Dimana  saya  bisa  membeli  jarum  mesin  jahit ?

 Jarum mesin jahit biasanya bisa dibeli di toko  alat alat jahit, di setiap pasar tradisional pasti ada toko  alat jahit.




 Sewing lovers ……

Ternyata  tidak sulit ya memilih jarum mesin jahit dan  pemakaian jarum mesin jahit yang tepat akan mempermudah dan  membuat saat saat menjahit semakin menyenangkan

Happy sewing …….